Brimob Amankan Lokasi Anjloknya Kereta Purwojaya di Bekasi

Jakarta, Halomerahputih.com – Kereta Api Purwojaya dengan rute Cilacap–Gambir anjlok di kawasan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (25/10/2025). Menyikapi peristiwa tersebut, personel Brimob Polda Metro Jaya dari Batalion D Pelopor diterjunkan untuk membantu pengamanan serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Pada Minggu (26/10/2025), Polda Metro Jaya menegaskan bahwa langkah ini mencerminkan profesionalisme dan dedikasi Brimob dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi kedaruratan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Personel Brimob tiba di lokasi sekitar pukul 20.15 WIB dan langsung berkoordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI), kepolisian setempat, serta instansi terkait lainnya. Mereka kemudian melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lintasan yang terdampak akibat dua gerbong bagian belakang kereta yang anjlok.

Menurut keterangan dari pihak KAI, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman menggunakan bus menuju Stasiun Cikampek untuk melanjutkan perjalanan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menegaskan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan wujud respons cepat dan kesiapsiagaan Brimob Polda Metro Jaya dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.

“Kehadiran Brimob di lapangan bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan mendukung kelancaran penanganan di lokasi kejadian,” ujar Dansat.

Matcha asli Jepang warnai intimate dining experience Le Petit di Kraving Coffee

halomerahputih.com, Bengkulu – Le Petit menghadirkan pengalaman kuliner unik melalui acara Japanese Omakase yang digelar di Kraving Coffee, Roasting, Coffee Bar, Bakery & Billiard, Jalan Pangeran Natadirja, Km 6, Kota Bengkulu mulai tanggal 24–25 Oktober. Acara ini menjadi gelaran perdana yang mengusung konsep intimate dining experience dengan tema utama dessert dan minuman bercita rasa Jepang, terutama matcha dan kopi.

Owner Le Petit, Cici Lili Yodan, menjelaskan bahwa acara Omakase ini berlangsung dalam 14 sesi, masing-masing berdurasi 45 menit.

‎“Kemarin ada tujuh sesi, dan hari ini tujuh sesi lagi. Setiap sesi hanya diikuti enam hingga delapan orang agar suasananya tetap hangat dan eksklusif,” ujar Ci Lili.

‎Menurutnya, konsep Omakase diadaptasi dari tradisi kuliner Jepang yang menekankan keintiman antara pembuat dan penikmat. “Acara ini benar-benar intimate. Kami menyiapkan produk-produk yang belum pernah dijual di mana pun, hanya dibuat khusus untuk Omakase kali ini,” tambahnya.

‎Selama acara yang digelar dari pukul 13.00 hingga 21.00 WIB tersebut, peserta dapat menyaksikan langsung proses pembuatan menu di hadapan mereka.

‎“Kita ingin menghadirkan pengalaman berbeda, di mana tamu tidak hanya menikmati hasil jadi, tetapi juga melihat bagaimana kreasi itu tercipta,” jelas Cici.

‎Salah satu peserta, Nadia, mengungkapkan kekagumannya atas acara tersebut. “Hari ini saya ikut event Omakase Matcha di Kraving. Ini adalah pengalaman terbaik yang pernah saya ikuti di Bengkulu,” katanya.

‎Nadia menambahkan bahwa varian menu yang disajikan sangat unik dan sulit ditemukan di tempat lain.

‎“Matcha nya asli dari Jepang, rasanya lembut dan autentik. Kami berharap acara seperti ini bisa sering diadakan lagi karena memberikan pengalaman baru dan juga jadi ajang healing,” ujarnya dengan antusias.

‎Acara Japanese Omakase ini tidak hanya memperkenalkan inovasi rasa dari Le Petit, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi para pecinta kuliner untuk menikmati sajian berkualitas dengan konsep yang jarang ditemui di Bengkulu. Melalui gelaran ini, Le Petit berupaya memperkaya pengalaman kuliner masyarakat lokal sekaligus memperkenalkan keindahan seni gastronomi Jepang dalam nuansa yang akrab dan berkesan. rls

 

 

Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Interaksi Humanis Bersama Masyarakat Sinak

Sinak, Puncak, Halomerahputih.com — Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga kesehatan warga di wilayah pegunungan, Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan momen humanis dengan berinteraksi kepada masyarakat Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Jumat (24/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di distrik Sinak ini dipimpin oleh Ipda dr. Shintia Novotna Katoda bersama Briptu Dedi Arianto, dan diikuti oleh sejumlah personel Satgas lainnya, antara lain Aipda Dwi Kuntoro, Briptu Refly Muhamad, Bripda Annisa Mahardika, Bharaka Bastian dan Bripda Alfesa Hafiz.

Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan memberikan layanan pemeriksaan kepada masyarakat yang mengeluhkan berbagai masalah kesehatan, seperti nyeri tubuh, kelelahan, dan gangguan kesehatan lainya. Selain pelayanan medis, personel Satgas juga membagikan makanan ringan seperti gula-gula dan kue kering kepada anak-anak dan warga sekitar, disertai obrolan santai yang menumbuhkan suasana kekeluargaan.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada personel yang terus aktif melakukan kegiatan sosial di wilayah tugasnya.

“Pendekatan humanis seperti ini sangat penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Kita ingin masyarakat merasakan bahwa negara hadir untuk melindungi dan menyejahterakan mereka,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan dan interaksi sosial ini merupakan bagian menciptakan stabilitas keamanan berbasis kesejahteraan.

“Ketika masyarakat merasa diperhatikan dan dilayani, mereka akan lebih percaya dan mendukung upaya penegakan hukum serta pemeliharaan perdamaian di Papua,” tuturnya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan momen humanis bersama masyarakat Sinak berjalan dengan penuh kehangatan. Masyarakat terlihat antusias dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh personel Satgas Ops Damai Cartenz di Distrik Sinak.